Rabu, 25 November 2009

Hukum-Hukum yg Berkaitan dg Kurban

Berikut ini ringkasan hukum-hukum yg berkaitan dg kurban:
1. Nabi memberitahukan bhw barang siapa menyembelih hewan kurban sebelum solat, maka sembelihan tsb bukan termasuk ibadah kurban. (HR. Bukhori 5560 dan Muslim 1961 dari al Barra' bin Azib)

2. Rasululloh juga memerintahkan sahabat2nya untuk menyembelih jadza' dari dha'n dan tsaniy dari yg lainnya.(Shahih al Jaami' 1592). (Dalam Fathul Bari X/5, al Hafidz Ibn Hajar berkata: "Kata al jadza' merupakan sebutan untk umur tertentu dr binatang ternak. Al jadza' dari dha'n (domba) adalah yg genap berumur 1 th, sebagaimana pendapat jumhur ulama. Namun ada jg yg berpendapat dibawah umur 1th. Ats tsaniy dari unta adalah yg sudah genap berusia lima tahun, sedangkan dari sapi dan kambing adalah yg genap berumur 2th. Lihat Zaadul Ma'ad II/317).

3. Diperbolehkan mengakhirkan penyembelihan pd hari kedua atau ketiga setelah Ied. Sabda Nabi: "Seluruh hari2 Tasyriq merupakan waktu penyembelihan". (HR. Ahmad IV/8, al Baihaqi V/295, Ibnu Hibban 3854, dan Ibn Adi di dalam kitab Al Kamil III/1118 yg didalamnya tdpt inqitha' / keterputusan. Diriwayatkan jg oleh at Thabrani didlm kitab Mu'jam dg sanad layyin / lemah. Hadist ini memiliki satu syahid / penguat yg ada pd Ibnu Adi dlm al Kamil dr Abu Sa'id Al Khudri dg sanad yg didlmnya terkandung kedhaifan. Dg demikian, hadist tsb berstatus hasan, insya Alloh. Lihad Nashbur Raayah III/61).

4. Di antara petunjuk Nabi adalah barang siapa ingin berkurban lalu memasuki hari pertama dari sepuluh hari awal bulan Dzulhijah, maka hendaklah ia tdk memotong rambut, bulu atau kukunya sedikitpun. (Lihat Nailul Authaar V/200-203)

5. Nabi biasa memilih hewan kurban yg tdk cacat dan mencari yg paling bagus. Beliau melarang berkurban dg hewan yg bertelinga putus atau bertanduk patah, dan tdk buta. (HR. Ahmad I/83, 127, 129, 150, Abu Dawud 2805, Tirmidzi 1504, Nasai VII/217, Ibn Majah 3145, al Hakim IV/224 dari Ali dg sanad hasan)

6. Nabi melaksanakan kurban di tanah lapang. (HR. Bukhori 5552, an Nasai VII/213 dan Ibn Majah 3161, dr Ibnu Umar)

7. Boleh berkurban dg seekor kambing atas nama diri sendiri dan semua anggota keluarganya sekalipun jumlah mereka banyak. (HR. At Tirmidzi 1505, Malik II/37, Ibnu Majah 3147, dan Al Baihaqi IX/ 268 dg sanad hasan)

8. Disunahkan bertakbir dan membaca basmalah ketika menyembelih. (HR. Bukhori 5558, 5564, 5565, Muslim 1966 dan Abu Dawud 2794)

9. Kurban yg paling baik adalah domba yg bertanduk, jantan, berwarna putih yg bercampur dg warna hitam di sekitar kedua mata dan kaki kakinya. (HR. Muslim 1967, dan Abu Dawud 2792 dari Aisyah)

10. Disunahkan bagi seorang muslim untuk menyembelih hewan kurbannya sendiri. Dan tdk mengapa bila diwakilkan kpd org lain.

11. Disunahkan bagi keluarga yg menyembelih hewan kurban untuk ikut memakan sebagian dagingnya dan menghadiahkan sebagiannya kpd org lain serta menyedekahkan sebagiannya lagi. Boleh juga bagi mereka menyimpan dagingnya. (HR. Bukhori 5569, Muslim 1971, Abu Dawud 2812 dari Aisyah. Mengenai larangan menyimpan daging kurban, hal itu telah di mansukh)

12. Seekor badanah / unta bs untuk tujuh orang, demikian juga dg sapi. (HR. Muslim 350 dari Jabir)

13. Tukang jagal tdk diberikan upah atas pekerjaannya dr hewan kurban. (HR. Muslim 317, Abu Dawud 1769, ad Darimi II/74, Ibnu Majah 3099 dan lainnya)

14. Barang siapa di antara kaum Muslimin tdk mampu berkurban, maka dia akan memperoleh pahala org2 yg berkurban dari umat Nabi. Karena Nabi pernah bersabda saat menyembelih salah satu dari dua domba: "Ya Alloh ini untukku dan untuk orang yg belum berkurban dari umatku".

Sumber: Ahkamul Idain fis Sunnatil Muthahharah, Syaikh Ali bin Hasan bin Ali al Halabi al Atsari, Meneladani Rasululloh dalam Berhari Raya-ed Indonesia, Pustaka Imam Asy Syafi'i.

Selasa, 24 November 2009

Bensin Habis, Motor Tetap Bisa Jalan? Emang Bisa?

Bisa!
Sebagian dari anda tentu pernah berkendara dg sepeda motor (selanjutnya saya hanya akan menyebut "motor" saja) dan tiba2 kehabisan bensin ditengah perjalanan. Apa yg terjadi? Sudah barang tentu motor anda mati, ga mau jalan. Apa yg terfikir oleh anda pada saat kondisi seperti itu? Turun dan menuntun motor! Yah, itu yg biasanya anda lakukan. Krn dicoba menyetater (menyalakan mesin_red) pun tetap tdk akan nyala.

Ups, tapi nanti dulu, dg kondisi seperti di atas, anda tetap dpt menjalankan motor anda. Caranya?

1. Buka jok motor anda (bila motor anda jenis bebek, namun bila motor anda jenis sport, langsung ke poin 2).
2. Lalu buka tutup tangki bensin motor anda.
3. Seketika ambil napas dalam2, lalu hembuskan kuat2 ke dalam tangki bensin. (lalukan dg mulut menempel pd lubang tangki dg tujuan agar udara yg sudah dihembuskan ke dlm tangki tdk keluar lagi, lakukan sekali saja).
4. Segera tutup kembali tangki anda.
5. Sekarang coba stater / nyalakan motor anda. Bagaimana? Bisa nyala kan?

Motor akan kembali nyala (mesin hidup_red), dan akan bertahan untuk menempuh jarak sekitar 1 km. Cukup untuk mencari Pom Bensin terdekat kan?

Bi idznillah, insya Alloh..

Selamat Mencoba!

Tips Mandi di Saat Cuaca Dingin Agar Tidak Kedinginan Tanpa Menggunakan Air Hangat

Musim hujan dimana intensitas hujan turun semakin sering, membuat cuaca dan udara terasa dingin, terlebih di pagi hari. Bagi anda yg harus beraktifitas pagi2, pergi ke kantor atau ke sekolah, tentu mandi pagi di saat cuaca dingin sangat menyiksa. Minimal anda akan memakai air hangat untuk mandi agar tdk kedinginan. Namun bila terus menerus memakai air hangat tentu akan merepotkan. Repot harus memasak air dulu, repot waktunya yg mendesak, repot gas/minyak tanahnya cepat habis dll.

Berikut ini ada tips mandi tanpa air hangat tetapi anda tdk akan kedinginan. Pada intinya agar tdk kedinginan adalah dg mengurangi guyuran air ke badan. Salah satu cara untuk mengurangi intensitas guyuran air ke badan adalah sebagai berikut:

1. Dalam kondisi badan masih kering, basahi sabun dan usapkan ke seluruh badan.
2. Lalu segera bilas dg air
3. Keringkan dg handuk
4. Selesai

Tips di atas sudah saya buktikan sendiri, dan terbukti rasa dingin dapat diminimalisir.

Insya Alloh..

Selamat Mencoba!

Minggu, 22 November 2009

Siapakah Sufi? (Paham Sufi dalam Timbangan Al Quran dan As Sunnah)

Sufi atau shufiyah adalah satu lafadz yg tdk dikenal pada masa sahabat juga tdk masyur di masa generasi utama (sahabat, tabi'in, dan tabi'ut tabi'in). Mereka muncul setelah masa tiga generasi utama. Ibnu Taimiyah menyebutkan awal mula munculnya shufiyah adalah di Bashrah, Irak. (Fatawa, 11/5, Haqiqatu Ash Shufiyah hal 13)

Pemikiran Shufiyah
1. Shufiyah terpecah menjadi kelompok-kelompok atau tarekat-tarekat. Ada tarekat Tijaniyah, Qadiriyah, Naqsyabandiyah, Syadziliyah, Rifaiyah dll. Mereka berpecah belah, padahal Islam melarang perpecahan & hanya mengenal satu jalan saja. Alloh berfirman, "Dengan kembali bertaubat kpd Nya dan bertakwalah kpd Nya serta dirikanlah solat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yg mempersekutukan Alloh. Yaitu orang orang yg memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap tiap golongan merasa bangga dg apa yg ada pada golongan mereka" (Ar Rum: 31-32).

2. Sebagian shufiyah juga berdoa kpd selain Alloh. Mereka berdoa kpd nabi & wali mereka yg msh hidup maupun yg telah mati. Padahal Alloh berfirman, "Dan jgnlah kamu menyembah sesuatu selain Alloh yg tdk memberi manfaat dan tidak memberi mudharat kpdmu, sebab jika kamu berbuat (yg demikian) itu, maka sesungguhnya kamu termasuk orang orang yg zalim" (Yunus: 106).

3. Shufiyah meyakini adanya 'badal' & 'quthub', yakni orang orang yg mereka yakini sebagai wali dan diyakini ikut andil dlm mengatur alam. Padahal Alloh berfirman, "Katakanlah, siapakah yg memberi rezeki kpdmu dari langit & bumi, atau siapakah yg kuasa (menciptakan) pendengaran & penglihatan, serta siapakah yg mengeluarkan yg hidup dari yg mati serta mengeluarkan yg mati dari yg hidup dan siapakah yg mengatur segala urusan? Maka mereka menjawab, Alloh. Maka katakanlah, mengapa kamu tdk bertakwa kepada Nya?" (Yunus:31).

4. Sebagian shufiyah meyakini 'wihdatul wujud'. Menurut mereka, tdk ada Khalik dan makhluk, semuanya adalah makhluk dan semuanya adalah ilah.

5. Shufiyah membolehkan berjoget sambil menabuh rebana & berdzikir dg suara keras.

6. Sebagian shufiyah mengklaim tahu ilmu ghaib, padahal pengetahuan ilmu ghaib adalah kekhususan Alloh. Alloh berfirman, "Katakanlah, tdk ada seorangpun di langit & di bumi yg mengetahui perkara yg ghaib kecuali Alloh" (An Naml: 65).

7. Shufiyah mengklaim bhw Alloh menciptakan Nabi Muhammad dari cahaya Nya, kemudian Alloh menciptakan segala sesuatu dr cahaya Nabi Muhammad. Bersandar pd hadist "Yg pertama diciptakan adalah cahaya Nabimu, wahai Jabir" adalah hadist maudhu' (palsu). Firman Alloh, "Katakanlah, sesungguhnya aku ini manusia biasa spt kamu yg diwahyukan kepadaku, bhw sesungguhnya sesembahan kamu itu adalah Ilah yg esa" (Al Kahfi: 110).

8. Shufiyah mengklaim bhw ibadah kpd Alloh tdklah dilakukan krn takut kpd neraka atau mengharap surga. Mereka berpendapat bhw ibadah krn mengharap surga adalah kesyirikan, sbgmn diucapkan oleh tokoh mereka Sya'rawi (Ash Shufiyah fi Mizanil Kitab was Sunnah hal 20-21).

9. Sebagian shufiyah mengklaim bwh Alloh menciptakan dunia krn Nabi Muhammad. Namun Alloh mendustakan mereka. Alloh berfirman, "Dan Aku tdk menciptakan jin & manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada Ku" (Adz Dzariyat: 56).

10. Mereka membaca solawat solawat bid'ah dan syirik, seperti solawat Nariyah yg berisi kesyirikan.

11. Shufiyah mengklaim bisa melihat Alloh di dunia. Padahal Alloh berfiman, "Dan tatkala Musa datang pada waktu yg telah Kami tentukan & Rabbnya telah berfirman (langsung) kpdnya, berkatalah Musa, Ya Rabbku, nampakkanlah (diri Mu) kpdku agar aku dapat melihat Engkau, Alloh berfirman, Kamu sekali kali tdk sanggup melihat Ku" (Al A'raf: 143). (Lihat Ash Shufiyah fi Mizanil Kitabi was Sunnah hal 8-21).

Dikutip dari, Majalah Asy Syariah No.55/V/1430H/2009 Hal 11-13

Apa itu Salaf, Apa itu Salafiyah

A. Makna Salaf
Salaf adalah generasi pertama dari kalangan para sahabat dan tabi'in yg berada di atas fitrah yg selamat dan bersih dg wahyu Alloh. Mereka menyandarkan aqidah kpd Al Quran dan As Sunnah dan belum ternodai oleh pemahaman-pemahaman asing yg merusak.

B. Batasan Zaman
Batasan zaman mereka adalah tiga generasi pertama, yaitu sahabat, tabi'in dan tabi'ut tabi'in, seperti yg telah dipersaksikan oleh Rasululloh shalallohu alaihi wassalam: "Sebaik baik kalian adalah generasiku, kemudian orang orang sesudah mereka, kemudian orang orang sesudah mereka" (Shahih Bukhari, kitab: Asy Syahadah dari Sahabat Imran bin Husain)

C. Batasan Manhaji
Batasan manhaji adalah orang orang yg konsisten memegang Al Quran dan As Sunnah, mengutamakan prinsip tersebut di atas prinsip prinsip akal manusia dan mengembalikan semua permasalahan kepada keduanya, berdasar firman Alloh (yg artinya): " Kemudian jika kalian berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Alloh dan Rasululloh jika kalian benar benar beriman kepada Alloh dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama dan lebih baik akibatnya" (An Nisa': 59).

D. Salafiyah
Adapun salafiyah berarti orang orang yg menisbatkan diri kepada salaf (salafus sholih) dan mengikuti manhaj mereka dg baik.
Manhaj salaf, ahlus sunnah, ahlu hadits atau ahlu atsar terdapat di dalam wahyu yg diturunkan (Al Quran & As Sunnah) dg penafsiran & pengamalan generasi yg pertama lagi utama, yaitu sahabat, tabi'in dan tabi'ut tabi'in. Firman Alloh, "Dan barangsiapa menentang Rasul sesudah jelas baginya kebenaran dan mengikuti jalan yg bukan jalan orang orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa thd kesesatan yg telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dlm Jahanam & Jahanam itu seburuk buruk tempat kembali" (An Nisa: 115). Demikian juga sabda Rasululloh shalallohu alaihi wassalam, "Aku wasiatkan kpd kalian agar bertakwa kpd Alloh, mendengar & taat sekalipun (yg memimpin kalian) adalah seorang budak Habasyi. Maka barangsiapa hidup dari kalian (di masa) itu dia akan menyaksikan perselisihan yg banyak. Maka hendaklah kalian berpedang dg sunnahku & sunnah Khulafa' ar Rasyidin yg telah mendapatkan petunjuk setelahku. Berpegang teguhlah dengannya & gigitlah dg gigi geraham kalian. Dan berhati hatilah kalian dari perkara2 yg baru (dlm agama), krn setiap perkara yg baru adalah bid'ah & setiap bid'ah itu sesat (dlm riwayat lain ada tambahan: "dan setiap kesesatan tempatnya dlm neraka")" (Sunan Abi Dawud 5/13, At Tirmidzi dg Syarah Tuhfatul Ahwadzi 7/438, Ibnu Majah 1/15 dlm Al Muqadimah, Ahmad 4/126-127, dan Al Hakim dlm Kitabul 'ilmi 1/95-97, dishahihkan Syeikh Al Albani dlm kitab Silsilah Ash Shahihah 2/647)

Sumber: Adwa'un 'ala Kutubis Salafi fil 'Aqidati, Syeikh Muhammad bin Rabi' bin Hadi Al Madkhali, Berkenalan Dengan Salaf-ed Indonesia, Pustaka Sumayyah.

Majalah Asy Syariah Bulan Nopember 2009


Dapatkan Segera Majalah Asy Syariah Edisi55 th 2009
Membahas tema utama, "Madzhab Syafi'i bukan Sufi"
Juga membahas, "tanya jawab seputar haid, kedudukan masjid di dalam islam, sifat shalat nabi bag.1, sebab-sebab penghapus dosa, perang hunain bag.1, dan bahasan lainnya".
Dapatkan di toko toko kesayangan anda!

Jadwal Ta'lim Salafi Rutin Kota Batang


Kota Batang
Bertempat di Masjid Baitussalam,
Jl. Yos Sudarso Gg. Padi Pejangkaran Kulon.
Setiap Kamis pekan ke-4 ba'da Isya.
Membahas Ushul Tsalatsah.
Bersama Ustadz Abu Ubaidah.

Minggu, 01 November 2009


إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نًََحْمَدُهُ وَنًَسْتًَعِيْنُهُ وَنًَسْتَغْفِرُهْ وَنًَعُوذً ِبِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ ِبِِِِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ.
Latar Belakang 
ahlussunnah-batang.blogspot.com merupakan sebuah blog yang dikelola oleh seorang pemuda muslim yang berdomisili di Batang, sebuah kabupaten di Jawa Tengah. Latar belakang berdirinya blog ini adalah adanya keprihatinan dari admin akan minimnya informasi dakwah salafiyyah di daerah-daerah kecil terutama Batang. Admin masih ingat betul, sekitar tahun 2009, ketika admin kembali pulang ke Batang setelah menyelesaikan studi S1 di Surakarta. Kemudian admin berusaha mencari informasi tempat kajian salafiyyah di Batang melalui internet dan tidak mendapatkan hasil. Alhamdulillah, setelah pencarian sekian lama akhirnya admin menemukan informasi kajian salafiyyah di Pekalongan (sebelah barat Batang), yakni di Masjid Umar Bin Khottob, Krapyak Lor, yang pada waktu itu di kelola oleh Ustadz Ahmad Taufiq al Garuty -rohimahulloh-. 

Tujuan
Tujuan dibuatnya blog ini yakni untuk menyebarkan informasi berkaitan dengan dakwah salafiyyah di Kota Batang dan Pekalongan. Semoga Alloh senantiasa memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita.

Tentang Admin
Kemudian, admin disini tidaklah terikat dengan yayasan ataupun organisasi tertentu. Adapun dalam masalah manhaj, maka admin bercita-cita dan berusaha ber-manhaj ahlus sunnah wal jamaah, dan belajar (baca_mengaji) kepada ustadz-ustadz bermanhaj salaf baik yang berasal dari Kota Pekalongan (Batang tidak ada kajian setelah Ustadz pengajar berangkat ke Yaman) ataupun ustadz-ustadz dari luar kota. Lebih lanjut, admin tidak memasukkan diri ke dalam permasalahan fitnah di kalangan salafiyyin, baik fitnah tahdir, fitnah yayasan ataupun fitnah-fitnah yang lain. Admin mengambil ilmu dari mana saja, selama pemberi ilmu tersebut tsiqoh dan ilmu yang diajarkan adalah ilmu yang shohihah, sebagaimana perkataan yang mashyur dinisbatkan kepada Sahabat Ali bin Abi Thalib "kenalilah kebenaran, niscaya engkau akan mengetahui siapa (orang) yang berdiri di atas kebenaran". 


Aktivitas Admin
Admin saat ini hanyalah seorang blogger yang berusaha hunting info-info bermanfaat bagi dakwah Islamiyyah, ahlussunnah wal jamaah, di Batang dan Pekalongan.


Kontributor
Dalam menjalankan perannya sebagai pengelola blog, admin dibantu oleh sejumlah kontributor berita untuk wilayah Pekalongan dan sekitarnya sebagai berikut :
1. Kontributor Wilayah Batang oleh A Akh Mukti
2. Kontributor Wilayah Kodya Pekalongan oleh Al Akh Triyono, S.E
3. Kontributor Wilayah Kab Pekalongan oleh Ustadz Abu Ula, S.H


Penutup dan Nasehat
Sebagai penutup, admin menasehatkan kepada diri pribadi dan antum sekalian, belajarlah (baca_mengaji) dengan tekun tentang permasalahan agama ini, karena agama ini sangatlah luas, tidak akan cukup usia kita jikalau kita kerahkan untuk menuntut ilmu agama. Belajarlah pokok-pokok agama ini, terutama aqidah yang lurus. Dan jangan lupa untuk bersemangat mempelajari Bahasa Arab, karena ia adalah ilmu alat, dengan menguasainya maka terbuka pintu-pintu ilmu yang lain. Jauhilah permasalahan fitnah di kalangan salafiyyin, jangan engkau habiskan umurmu di dalam fitnah ini. 

Terakhir, doakanlah admin blog ini, ibu bapak-nya dan keluarga-nya, serta seluruh kaum muslimin, semoga kita selalu dalam perlindungan Alloh ta'ala.


Akhukum fillah
Abu Abdillah Gilang Aqrizal