Tampilkan postingan dengan label Muamalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muamalah. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Oktober 2013

-PRESS RELEASE- [TALBIS, Mencampuradukkan Kebenaran dengan Keburukan?]


BATANG (ahlussunnah-batang.blogspot.com) - Alhamdulillah ala kulli hal, beberapa hari yang lalu kami berdiskusi dengan seorang ikhwah 'tetangga sebelah', beliau mengomentari blog kami ini yang menurut beliau membenarkan semua golongan. Maksud beliau adalah blog ini men-salafi-kan 'turotsi'. Mencantumkan jadwal kajian 'salafi murni' dengan 'salafi turotsi'. Yang satu mentahdzir Abdurahman Abdul Khaliq, sedangkan yang lain menganggapnya sebagai alim ulama. Maka ini adalah talbis, mencampur adukkan kebenaran dengan yang bukan kebenaran, terlebih akan membuat syubhat bagi ikhwah yang baru ngaji, menurut beliau. Padahal asatidz yang murni dengan yang 'maz'um' pun tidak pernah mencapai titik temu, lalu kenapa blog ini malah membuat kesan seolah-olah asatidz A dengan B bersatu ? Bahkan masalah ini pun konon telah dibawa ke 'Bantul'.

Maka,. kami menjawab :
1. Silakan beliau untuk merujuk kembali visi misi blog ini di bagian "Buku Tamu" 
2. Bila memang pihak "tetangga sebelah" merasa keberatan bila kajian-kajian mereka kami muat di blog ini, silakan untuk membuat pernyataan keberatan dan kami pun siap menghapus segala postingan yang berkaitan dengan mereka. Namun harap diketahui, bahwa niat kami mencantumkan kajian-kajian mereka bukanlah untuk talbis, namun sekedar ta'awun ala birri wa taqwa, menginformasikan agar dakwah mubarokah ini tersebar, tanpa harus membesarkan masalah-masalah khilafiyah, namun sekali lagi, bila memang mereka keberatan, ya sudah laa ba'sa, kami akan hapus.

Demikian pernyataan dari kami,

Al Faqir ila robbihi

Abu Abdullah Gilang

Rabu, 25 September 2013

DOMPET PEDULI KANKER MATA (Muhammad Mafathul Huda, 2 th, Desa Duwet - Bojong - Pekalongan)

BOJONG (ahlussunnah-batang.blogspot.com) - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, kami pertama kali membaca berita ini pada harian RADAR Pekalongan edisi Sabtu (21/09), yaitu mengenai musibah yang dialami oleh saudara kita -semoga Allah ta'ala memberikan pertolongan kepada mereka-, seorang balita bernama Muhammad Mafathul Huda (2) putra pasangan Riswanto (31) dan Nurhayati (27) yang merupakan warga Desa Duwet, Bojong, Pekalongan, menderita kanker mata, di mata yang sebelah kanan hingga menonjol keluar. Alhamdulillah, beberapa hari yang lampau balita ini telah di operasi dan dilanjutkan dengan kemoterapi. Namun demikian, dikhawatirkan kanker tersebut telah menjalar ke mata yang sebelah kiri. Hal ini tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Oleh karena itu, kami mengetuk hati antum sekalian untuk mendoakan balita ini -semoga Allah ta'ala memberikan kesembuhan dan menjadikannya anak yang shalih, amin-. Dan bagi antum yang memiliki kelebihan rezeki. silakan untuk menyalurkan bantuan melalui rekening atas nama Nurhayati, BRI Cab Bojong 3689-01-010547-534. Untuk validitas berita ini, silakan antum bisa tabayun ke Harian RADAR Pekalongan, selaku mass media yang memuat berita ini untuk pertama kali : Jl. Binagriya B1 No. 9 Pekalongan Telp. 0285-432234 - 7906360 (aaga)

Rabu, 28 November 2012

Mohon Doa Untuk Kesembuhan Ibunda dari Akhuna Rudi -hafidzahullah-

Bismillah
Saudara kita, al Akh Rudi* -semoga Allah menjaga beliau dan keluarganya- sedang diberikan cobaan oleh Allah ta'ala, yakni sakit yang menimpa ibu beliau, dr. C Indriani. Saat ini dr C Indriani sedang dirawat di Jogjakarta untuk penyembuhan sakit pengapuran tulang. Maka kami mohon doa dari saudara-saudara kaum muslimin pengunjung blog ini, semoga al Akh Rudi dan ibunda diberikan kelancaran oleh Allah ta'ala, amin....


*al Akh Rudi, adalah penggiat dakwah di Batang, dengan izin Allah kemudian atas usaha beliau inilah, kami dapat mendatangkan Ustadz Abul Abbas dan Ustadz Abu Ubaidillah untuk mengisi pengajian di Batang. Semoga Allah memberikan sebaik-baik balasan kepada beliau.

Sabtu, 24 November 2012

Sunduq Peduli Gaza 2012


Bismillah,
untuk mewujudkan ukhuwah islamiyyah, Yayasan Az Zubair bin Al Awwam membuka kesempatan bagi segenap kaum muslimin di Pekalongan dan dimana saja untuk turut membantu meringankan penderitaan saudara-saudara muslimin di Palestina yang saat ini sedang diserang oleh Yahudi (baca Israel), kirimkan infak anda melalui Bank Syariah Mandiri rekening 0110077469 a/n YYSN AZ ZUBAIR BIN AWWAM RA


Kemudian konfirmasikan infak anda melalui sms ketik: Peduli Gaza_Nama_Alamat_Jumlah Transfer_Tgl Transfer, kirim ke 087764450171
Atas infak yang anda berikan, kami ucapkan jazakumullah khairan.

sumber ilustrasi gambar:
http://www.google.co.id/imgres?q=muslim+solidarity&hl=en&tbo=d&biw=1366&bih=579&tbm=isch&tbnid=HebF7TyQ95MSCM:&imgrefurl=http://www.rohama.org/en/news/1704/recommendations-on-the-road-to-islamic-solidarity&docid=KKaeFjJC8ZV0ZM&imgurl=http://www.rohama.org/files/en/news/2010/4/20/4971_533.gif&w=322&h=320&ei=MmawUJi7G4_jrAfVtYHwDw&zoom=1&iact=hc&vpx=961&vpy=121&dur=860&hovh=224&hovw=225&tx=109&ty=110&sig=104701670590703225661&page=1&tbnh=169&tbnw=170&start=0&ndsp=12&ved=1t:429,r:4,s:0,i:95

Rabu, 09 Maret 2011

Mengiringi Jenazah Ahli Kitab

Pertanyaan:
"Bolehkah mengiringi jenazah ahli kitab?"

Jawaban:
Boleh, selama tidak mengikuti upacara yang mereka lakukan. Wallohu a'lam.
(Fatwa Departemen Fatwa dan Riset Ilmiah Kementrian Waqaf dan Keislaman Kuwait No. 642)

Tambahan dari admin:
Ahli Kitab adalah orang yang beragama Yahudi dan Nashrani.

Sumber:
Majalah Fatawa, Vol. IV/No. 12 Dzulhijah 1429/Desember 2008, Hal: 11

Mengucapkan Jazakallohu Khoiron Kepada Orang Kafir

Pertanyaan:
"Bolehkah kita mengucapkan doa jazakallohu khoiron (semoga Alloh membalasmu dengan kebaikan) kepada non muslim, bila orang tersebut melakukan satu pekerjaan untuk kita atau memberikan bantuan?"

Jawaban: 
     Tidak boleh mendoakan kebaikan bagi orang kafir karena mereka bukanlah termasuk yang berhak untuk itu. Yang diperbolehkan adalah, bila dia melakukan satu pekerjaan yang bermanfaat bagi kita atau semisalnya, cukup bagi kita untuk mengungkapkan syukur kepadanya dengan mengatakan 'terimakasih'. Hal ini berdasarkan hadits,

"man lam yaskur annasa lam yaskur alloha" 
Barangsiapa yang tidak bersyukur kepada manusia berarti tidak bersyukur kepada Alloh (Musnad Ahmad no. 7452)

     Yang lebih utama adalah menggunakan kata syukur dengan bahasa dia, bukan dengan bahasa Arab atau cukup pula hanya dengan isyarat sebagai simbol pengakuan kita terhadap perbuatannya yang bagus. Harus diperhatikan bahwa hakikatnya kita tidak boleh mempekerjakan orang kafir dan tidak boleh menerima bantuannya, kecuali disaat perlu, karena didalamnya terkandung utang budi.
Dalam sebuah atsar ada sebuah doa:

"Ya Alloh janganlah Engkau jadikan para ahli bid'ah memberikan kebaikan kepadaku yang bisa mengikat hatiku."

(Al Lu'lu al Makin, dari Fatawa Ibnu Jibrin, hal: 45)

Sumber:
Majalah Fatawa, Vol. IV/No.12, Dzulhijah 1429/Desember 2008, Hal: 35