SUKOHARJO (ahlussunnah-batang.blogspot.com) - Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana cara mengembangbiakkan pohon bidara. Sebelum saya memberikan tips cara pengembangbiakan pohon bidara, ada baiknya saya bercerita terlebih dahulu tentang pengalaman saya mengenai pohon bidara ini.
Awal Kenal Bidara
Saya mengenal pohon bidara semenjak saya mengajar di Ponpes Ibnu Abbas Wiradesa Pekalongan sekitar tahun 2010. Di halaman ponpes tersebut terdapat sebuah tanaman yang pada mulanya saya tidak terlalu memperhatikannya. Setelah berselang waktu, saya baru mengetahui bahwa pohon tersebut adalah pohon bidara. Pun kemudian saya mengetahui manfaat dari pohon ini, yakni sebagai media untuk merukyah (mengobati penyakit dengan bacaan doa). Maka saya pun sering menggunakan daun bidara tersebut, untuk merukyah putra saya. Sekian lama meminta daun bidara dari Ponpes, maka saya pun berkeinginan untuk menanam pohon bidara tersebut di pekarangan rumah, sehingga bila sewaktu-waktu membutuhkan daun bidara, saya tidak perlu jauh-jauh meminta ke Ponpes.
Mencoba Menanam
Maka saya pun mulai mencari informasi bagaimana cara mengembangbiakkan pohon bidara. Saya bertanya kepada pengurus ponpes, Ustadz Abu Salsa, ternyata beliau pernah berusaha mencangkok batang pohon bidara, dan ternyata tidak berhasil. Maka beliau menyarankan untuk menanam biji bidara. Berhubung pohon bidara di Ponpes masih relatif muda dan belum banyak berbuah, maka saya disarankan meminta biji bidara kepada Ustadz Abu Huwaina, S.PdI, beliau adalah salah seorang pengajar di Ponpes tersebut. Beberapa kali saya meminta buah bidara dari beliau, bahkan saya pun pernah datang langsung ke rumah beliau untuk mengambil sendiri buah tersebut untuk kemudian saya tanam bijinya, namun belum berhasil juga. Beliau pun memberikan saran agar mencoba bervariasi dalam menanam. Maka saya pun mengikuti saran beliau, mulai dari menanam langsung bersama buahnya, menanam buah yang muda sampai yang tua, menanam bijinya saja, menanam buah yang sudah busuk, namun qadarullah semua belum berhasil, hingga Ustadz Abu Huwaina, S.PdI pun pernah memberikan nasehat kepada saya "Sabar Ustadz, itulah bukti bahwa yang menumbuhkan hanyalah Allah".

.jpg)